Sunday, August 16, 2015

Polisi Moral

Beberapa waktu belakangan ini di media tengah heboh pemberitaan tentang kasus pemerkosaan anak di bawah umur yang direcoki minuman keras. Lagi-lagi kasus terkait moraitas yang bobrok kembali muncul ke permukaan. Sebuah ironi di negara kita yang katanya memegang adat ketimuran dan sebagai bangsa yang beragama.

Pemberitaan menyebutkan bahwa korban mengalami nasib buruk tersebut ketika tengah bermain ke sebuah klub malam bersama dengan teman-temannya. Apa yang sebenarnya ingin mereka lakukan? Anak perempuan, dibawah umur, main ke sebuah klub malam? Kemana orang tuanya? Apakah mereka dibiarkan begitu saja tanpa diperhatikan samasekali oleh keluarganya? Banyak pertanyaan yang bisa diajukan berkaitan dengan kejadian seperti ini. Selain dari tingkat laku amoral dari para pelakunya, perilaku dari korban juga semestinya menjadi perhatian tersendiri. Tidak seharusnya seorang anak perempuan apalagi yang masih di bawah umur keluyuran di malam hari, di klub malam juga. Aktivitas para pemuda dan pemudi seharusnya menjadi perhatian kita bersama. Jangan sampai perilaku yang merusak moralitas bangsa ini terus berlanjut.

Moralitas para generasi muda negeri ini harus tetap dijaga agar senantiasa sesuai dengan nilai-nilai budi pekerti Bangsa Indonesia sekaligus sebagai bangsa yang beragama. Secara sukarela ataupun terpaksa, para generasi mudah harus diatur perilakunya untuk menghindarkan diri mereka dari kerusakan moral yang semakin parah. Secara sukarela yaitu dengan menanamkan nilai-nilai agama dan kesusilaan mulai dari tataran keluarga sampai dengan lingkup dunia pendidikan. Sedangkan cara yang sedikit “keras” kiranya juga perlu untuk diterapkan, salah satunya dengan memberlakukan jam malam bagi para remaja dan menugaskan Polisi Moral. Polisi moral bertugas untuk mewujudkan suasana yang kondusif dalam hal pergaulan di dunia remaja. Mereka berhak melakukan sweeping di tempat-tempat yang berpotensi terjadi tindakan-tindakan asusila. Razia tempat hiburan malam, kos-kosan, hotel, penginapan. Jangan hanya sekedar menunggu momen-momen tertentu saja. Seperti menyambut Bulan Ramdhan saja misalnya. Seharusnya ada kepekaan yang lebih dari setiap anggota masyarakat untuk menyikapi kondisi ini.  

Polisi moral tidak selalu dari aparat pemerintah, masyarakat juga bisa berperan aktif untuk menunjang keterlaksanaan hal ini.  Adakalanya sebagai orang tua, pendidik, dan sebagai anggota masyarakat yang peduli pada nasib masa depan bangsa ini untuk bersikap lebih tegas kepada putra-putrinya. Khususnya untuk menjauhkan mereka dari bencana kerusakan moral.   

Semoga bermanfaat.

Salam sahabat ide..!!!


Posted By : AGIL SEPTIYAN HABIB

Sunday, August 9, 2015

Layanan Konsultasi Kemiskinan

Masih adanya kasus bunuh diri disertai pembunuhan terhadap anak dengan latar belakang kondisi ekonomi sebenarnya adalah kondisi yang sangat memprihatinkan. Deraan kemiskinan menjadikan sebagian masyarakat kita seperti berputus asa dalam menjalani kehidupan, dan sepertinya masih banyak kondisi serupa yang berpotensi besar untuk terjadi di masa mendatang. Sehingga pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk menanggulangi hal ini. Namun setidaknya ada solusi konkrit yang bisa segera direalisasikan untuk memberikan penguatan mental kepada masyarakat miskin berkaitan dengan kondisinya. Yaitu dengan membuka layanan konsultasi untuk masyarakat miskin secara gratis. Layanan konsultasi ini berfungsi layaknya tempat curhat untuk masyarakat miskin dalam mengutarakan segala apa yang dirasakannya.
Sumber : economy.okezone.com
Dengan adanya lembaga konsultasi ini diharapkan bisa menghindarkan masyarakat ekonomi lemah dari jeratan rasa frustasi pada kondisinya agar tidak berujung pada upaya bunuh diri. Tentunya hal ini adalah solusi sementara, dan pemerintah harus berupaya semaksimal mungkin untuk mengentaskan masyarakatnya dari kemiskinan.

Layanan konsultasi kemiskinan harus ditempatkan di wilayah-wilayah yang masyarakatnya sebagian besar masih berada dalam lingkup ekonomi lemah. Sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat miskin yang ingin melakukan konsultasi. Layanan konsultasi ini bisa berfungsi untuk memberikan semangat, menyikapi kondisi dalam perekonomian yang pas-pasan, dan mungkin memberikan ide-ide kepada masyarakat tentang potensi untuk mendapatkan sumber penghasilan tambahan. Layanan ini sebenarnya tidak hanya sebatas dikelola oleh pemerintah saja, akan tetapi mahasiswa ataupun kalangan lain bisa berperan serta untuk menjadi pengelola layanan konsultasi kemiskinan ini.

Peran serta dan kepedulian dalam memberikan dukungan moril kepada masyarakat miskin adalah wujud nyata dari upaya perbaikan taraf hidup ke arah lebih baik.  

Semoga bermanfaat. 

Salam sahabat ide..!!!

Posted By : AGIL SEPTIYAN HABIB

Saturday, August 8, 2015

Create Your Own Cloth

Selamat pagi, sahabat ide. Dalam kesempatan ini kami ingin berbagi sebuah ide tentang bisnis. Semoga bisa memberikan suntikan inspirasi bagi sahabat ide sekalian. Bisnis yang ingin kami sampaikan ini adalah terkait dengan bisnis online dan erat hubungannya dengan desain.
Sesuai dengan judul dari ide yang kami sampaikan, create your own cloth, merupakan sebuah bisnis yang berkaitan dengan pakaian. Konsep dasar dari bisnis ini adalah keterlibatan konsumen dalam mendesain sendiri pakaian yang hendak mereka beli. Konsumen diberikan kebebasan untuk mendesain sendiri pakaian yang ingin mereka beli. Konsumen ingin bentuk pakaian yang seperti apa,model yang bagaimana, corak yang seperti apa, dan hal-hal lain yang mungkin selama ini masih belum terwadahi secara optimal oleh para produsen baju dan pakaian.

Konsep bisnis yang kami sampaikan ini barangkali sudah ada yang menerapkan sebelumnya, namun kami ingin membagi inspirasi kepada sahabat ide yang mungkin juga belum pernah mendengar atau mengetahui konsep bisnis ini sebelumnya. Bisnis create your own cloth seperti sebelumnya kami sampaikan, terkait erat dengan dunia online dan juga desain. Terkait online karena bisnis ini memang diutamakan untuk dipasarkan dan dioperasikan melalui media internet. Lebih khusus lagi dengan membuat situs jual beli online. Dalam pembuatan situs ini sahabat ide sekalian perlu membuat fitur customise untuk pembuatan pakaian. Entah itu baju, celana, setelan baju dan celana, kerudung, dan segala jenis ragam pakaian yang memiliki nilai jual dihadapan para konsumen.
Sumber : pmtrainer.biz

Situs yang dibuat tersebut hendaknya mampu memberikan kemudahan kepada para pengunjung situs atau konsumennya, terutama dalam hal mengombinasikan ragam bentuk desain hingga terwujud pakaian yang sesuai selera dari masing-masing konsumen. Desain pakaian yang dibuat oleh para konsumen ini merupakan input-an penting bagi pihak pengelola bisnis create your own cloth untuk mewujudkannya dalam bentuk pakaian jadi. Tentunya dengan kesepakatan-kesepakatan khsusus yang bisa dinegosiasikan, baik itu terkait dengan harga produk, lead time pembuatan, mekanisme pembayaran, dan mekanisme pengiriman barang.

Sahabat ide sekalian bisa mengelola dengan lebih kreatif dari konsep bisnis yang kami sampaikan ini. Kami berharap ide yang kami sampaikan bisa memberikan inspirasi dan bermanfaat bagi sahabat ide sekalian.

Salam sahabat ide..!!!


Posted By : AGIL SEPTIYAN HABIB

Saturday, July 25, 2015

Patlikoer (24)

Patlikoer atau dalam bahasa indonesia berarti dua puluh empat adalah sebuah nama yang kami berikan untuk suatu produk kreatif dari jam dinding. Pada umumnya jam dinding yang dipasang di rumah-rumah menunjukkan waktu mulai dari 1 sampai dengan 12. Sedikit perbedaan dari jam dinding yang ada sekarang mungkin untuk jenis font dari tulisan angka-angka penunjuk waktu antara jam dinding yang satu dengan yang lain berbeda. Sehingga bisa dibilang tidak ada keunikan yang tersimpan di dalam jam dinding tersebut.

Kami ingin berbagi ide terkait sebuah produk jam dinding yang mungkin bisa sahabat ide implementasikan. Kalau umumnya jam dinding yang ada saat ini hanya menunjukkan waktu pada angka 1 sampai 12 saja mulai dari pagi sampai malam hari, sedangkan untuk produk yang ingin kami share yaitu jumah penunjuk waktu pada jam dinding adalah sebanyak 24 (angka 1 sampai dengan 24) yang mewakili periode waktu selama 24 jam. Umumnya jam yang menunjukkan waktu mulai dari pukul 01.00 sampai dengan 24.00 adalah menggunakan jam digital, sedangkan untuk jam-jam dinding biasa hampir semuanya hanya menampilkan waktu dari 1 sampai dengan 12 saja.


Produk ini mungkin terlintas biasa-biasa saja, namun tidak ada salahnya apabila kita ingin menampilkan keunikan dan sisi lain dari jam dinding sebagai penunjuk dan pengingat waktu kita. Produk ini memiliki keunikan tersendiri dalam wujudnya yang “tidak biasa”.

Semoga bermanfaat.  
Posted By : AGIL SEPTIYAN HABIB

Bursa Wirausaha

Sekiranya pernah kita ketahui terkait adanya bursa kerja, bursa karir, job fair, career expo, ataupun apapun namanya yang memiliki arti sejenis, yaitu menawarkan kesempatan lapangan kerja kepada lulusan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta untuk berkarir menjadi karyawan dalam suatu perusahaan. Hampir setiap pelaksanaan bursa kerja oleh lembaga-lembaga seperti insitusi pendidikan maupun pemerintah senantiasa diserbu oleh para job seeker atau aplicant. Semua berebut peluang dan berkompetisi untuk diterima bekerja di perusahaan pilihan dengan gaji yang layak.

Apabila dicermati lagi, pertumbuhan jumlah perusahaan dengan pertambahan lulusan baru yang mencari pekerjaan bisa dibilang tidak seimbang, dimana jumlah job seeker senantiasa semakin besar dari waktu ke waktu dan lowongan kerja juga terbatas, akibatnya jumlah pengangguran terdidik makin meningkat. Hal ini tentunya menjadi sebuah ironi ketika jumlah manusia berpendidikan tinggi cukup besar namun ternyata berstatus pengangguran.

Kita sering menjumpai bursa kerja atau bursa karir dan sejenisnya, namun untuk bursa wirasusaha bisa dibilang minim sekali atau bahkan tidak ada. Ketika hanya kesempatan menjadi karyawan saja yang ditawarkan sedangkan kesempatan menjadi pengusaha tidak ada maka sudah barang tentu makin banyak orang-orang yang berlomba-lomba menjadi karyawan. Bursa wirausaha bisa menjadi suatu alternatif solusi mengurangi pengangguran yang ada saat ini. Bursa wirausaha konsep dasarnya yaitu pihak-pihak seperti pemerintah, perusahaan, UMKM, maupun individu menawarkan kerja sama afiliasi bisnis kepada para aplicant yang datang dalam bursa wirausaha tersebut. Selain itu ada juga pihak-pihak yang menawarkan peluang-pelung bisnis untuk dijalankan oleh para aplicant.

Selama ini kesempatan untuk beriwausaha sebenarnya masih sangat banyak. Hanya saja tidak semua orang bisa membaca peluang usaha apa saja yang bisa dijalankan. Banyak orang yang ingin berbisnis sendiri namun tidak tahu bisnis apa yang sebaiknya dijalankan. Seminar-seminar motivasi bisnis dan kompetisi-kompetisi wirausaha sebenarnya sudah banyak dilakukan, namun memang hanya sebagian kecil individu saja yang tergerak untuk terjun didalamnya. Sehingga perlu kiranya untuk dilakukan upaya lain guna menggerakkan keinginan beriwausaha dari setiap pribadi. Bursa wirausaha memberikan kesempatan kepada para pengusaha yang memiliki konsep waralaba untuk menawarkan kerjasama kepada para pengunjung/aplicant. Bursa wirausaha juga memberikan kesempatan kepada perusahaan yang ingin menawarkan kerja sama kepada pihak-pihak yang ingin menjadi partner bisnis.

Bursa wirausaha pada intinya adalah memberikan kesempatan untuk menjadi pengusaha kepada setiap orang tanpa harus menyusun terlebih dahulu terkait bisnis atau usaha apa yang hendak mereka jalani. Konsep dari bursa wirausaha kami kira bisa dikembangkan dengan lebih baik lagi apabila ada pihak-pihak yang berminat untuk mewujudkan terlaksananya hal ini.

Semoga bermanfaat.


Posted By : AGIL SEPTIYAN HABIB

Saturday, July 11, 2015

Kalibrasi Al-Qur`an Digital

Beberapa waktu yang lalu saya menemui sebuah laman facebook yang menyinggung masalah  adanya kesalahan penulisan dari ayat Al-Qur’an pada ayat tertentu. Apabila hal ini memang ternjadi, entah disengaja ataupun tidak tentunya hal ini menjadi suatu permasalahan yang serius. Bagaimanapun juga Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam dan menjadi dasar dari semua hukum. Perbedaan dalam redaksional tentunya akan memunculkan makna yang berbeda, sehingga menjadi penting kiranya supaya hal ini bisa segera ditemukan penyelesaiannya.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementrian Agama tentunya menjadi barisan pertama yang perlu proaktif dalam menyikapi hal ini. Selain tentunya adanya daya dukung dari masyarakat atau umat Islam pada khususnya. Pada zaman yang tidak bisa dilepaskan dari teknologi seperti sekkarang ini, tentunya bukan menjadi hal yang sulit dari para pakar dunia teknologi informasi untuk memberikan daya dukung dalam penyikapan dan penyelesaian masalah ini. Ibarat produksi suatu produk di perusahaan manufaktur yang sudah menerapkan otomasi dalam proses produksinya, tentunya akan dengan mudah menemukan produk-produk yang out of spec untuk kemudian di-reject dari line produksi dan terpisahkan dari kumpulan produk-produk yang baik dan memenuhi spesifikasi. Begitu juga kiranya dengan kondisi penyebaran Al-Qur’an digital. Sudah semestinyalah Al-Qur’an dalam format digital yang beredar di masyarakat melalui internet adalah Al-Qur’an yang memang sudah benar-benar sesuai dengan Al-Qur’an yang asli. Oleh karenanya diperukan adanya sebuah sistem yang mempu mendeteksi antara tulisan pada Al-Qur’an digital yang beredar di masyarakat dengan Al-Qur’an standard yang ada.
Sebuah sistem yang mana masyarakat sekiranya bisa melakukan kroscek terhadap Al-Qur’an digital yang dimiikinya. Apakah memang sudah sesuai dengan yang asli atau tidak. Diharapkan nantinya Al-Qur’an digital yang beredar dan dibaca oleh umat muslim Indonesia adalah benar-benar Al-Qur’an dalam bentuk sesuai yang aslinya.

Semoga bermanfaat.

Posted By : AGIL SEPTIYAN HABIB

Saturday, June 20, 2015

Layanan Bus Antar Jemput Jamaah Sholat Lima Waktu untuk Lansia

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sholat berjamaah merupakan suatu amal ibadah yang utama dan dicintai oleh Allah SWT serta Rosullullah SAW. Namun menjalankan ibadah ini seringkali menjadi suatu tantangan berat bagi sebagian orang, khususnya bagi mereka yang belum memiliki niatan yang kuat untuk menjalankannya.

Sholat lima waktu berjamaah umumnya dilaksanakan di masjid-masjid oleh mereka yang berusia muda maupun mereka yang sudah lanjut usia. Namun fenomena yang sering kita temui bahwa sebagian besar para jamaah adalah mereka yang sudah berusia lanjut, sedangkan mereka yang berusia lebih muda masih merupakan minoritas jika tidak bisa dibilang sedikit. Bagaimanapun juga, sholat lima waktu berjamaah yang didominasi oleh mereka yang sudah berusia lanjut ini sebaiknya perlu diberikan support lebih oleh para takmir atau remaja masjid. Salah satunya yaitu dengan memberikan layanan antar jemput pada waktu menjelang sholat dimulai. Hal ini dimaksudkan supaya jamaah yang berusia lanjut yang khususnya mengalami kendala dalam berjalan bisa ikut terbantu dan bisa mengikuti sholat berjamaah di masjid. Mungkin dalam implementasinya layanan antar jemput ini terlebih dulu dilakukan dalam cakupan per masing-masing kompleks saja. Karena biasanya dari setiap keberadaan masjid, para jamaahnya tersebar pada radius sekian meter dari keberadaan lokasi masjid. Pada saat menjeang waktu sholat atau setengah jam sebelum berkumandangnya adzan maka layanan antar jemput bisa mulai dilakukan, sehingga pada saat adzan berkumandang semua jamaah sudah bersiap dalam lingkungan masjid untuk melaksanakan sholat berjamaah.

Membantu mereka yang ingin memuliakan Tuhannya insyaAllah akan diberikan balasan kebaikan yang berlipat bagi siapapun yang melaksanakannya.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Posted By : AGIL SEPTIYAN HABIB